About Me

posequ

My Profile

Ketika fajar menyingsing ketika itu kita baru sadar bahwa hidup ini baru saja berlalu dari terkaman maut. Sebab tidur tadi malam melupakan segalanya. Seolah malam dan mimpi milik kita selamanya. Bagaimana kalau tidak balik lagi? Sang roh melayang mencari Tuhannya.Ya..kalau ketemu, kalau tidak? Maka  istri dan anak-anak serta keluarga hanyalah kumpulan bayang yang tampak dari angkasa saat kita terbang entah kemana. Raut muka sedih dan air mata sanak saudara adalah lagu kesedihan kepergian ke alam baqa.Tampak sebagai simphoni pengantar keranda. Jasad tertanam tertelan bumi. Tinggal kelam di gelap sunyi. Lalu pengantar pulang kembali mengarungi dunia yang seolah abadi ini. Jasad merana, tinggal menunggu mikroba mengurainya. Aduh….apa yang harus dipertanggungjawabkan. Roh terdiam menunggu perhitungan. Yang baik terus menyebut nama-Nya agar kasih pada kita. Tanpa kata, tanpa suara. Allah…Allah..Allah…..berlalu hingga fana. Masih tanpa kata dan tanpa suara. Sebab namaNya bukanlah kata ataupun suara. Dia lebih dari itu. Laisa kamislihi…! Hanya detak roh yang harus hidup dalam keabadian.Sedangkan otak yang tertanam dalam jasad sudah sirna menjadi santapan lezat para penunggu tanah. Jadi fosil. Bagaimana ini! Sementara kita salah menerjemahkan. Semua tertanam pada otak. Satu tambah satu sama dengan dua. Hapal. Lalu saat tidur ditanya, berapa 1+1 ? Hanya dengkur yang menjawab sementara roh terus berdetak dalam qalbu. Semua mata pelajaran di dunia ditancapkannya di otak- tidak mengapa- karena urusan dunia.Bagaimana kalau yang urusan akhirat ditancapkannya di otak pula. Alamak…celaka dua belas! Satu tambah satu saja telah terjawab dengan dengkur- itu saat tidur apalagi sudah sakaratul maut? blank…..eror…..sebab konon sakitnya minta ampun saat tiba ajal. Tinggallah kita yang akan mempertanggungjawabkan kelak, pinjaman roh suci Sang Khalik saat dalam kandungan lalu ditagihNya dalam keadaan fitri lagi. Semoga kita berhasil menghadap-Nya!

9 Comments to “About Me”

  1. absolutely right,kita perlu mati sebelum mati,kita perlu akrab dengan sakaratul maut,bila perlu kita jalani sakaratul maut detik ini,bukan nanti, atau esok apalagi menunggu saat nafas tak akrab lagi dengan badan alias siap untuk di kubur,dan untuk menjawab segala interview dari Allah harus di mulai detik ini,agar nanti di akhirat tak ada tanya lagi,tak ada usut meng usut lagi,sehingga ketika nafas,ruh meninggalkan badan melesat bagai anak panah lepas dari busurnya,kemudian kembali ke sisi Tuhannya dan mungkin bersatu padu bagai cahaya kembali pada sumber cahaya.sakitnya sakaratul maut boleh berlaku bagi mereka yang takut,mengenal Tuha Nya,dan lebih percaya dongeng temannya yang hanya meraba raba akan Tuhannya,tapi tidak bagi orang yang senatiasa bersama Allah di setiap saat.masalhnya,bagaimana hal itu bisa kita realisasikan??? silahkan tanya yang punya Blog ini…!!!???

  2. Betul…betul…betul….
    Nikmati dan syukuri hidup sebelum mati.

  3. Salam Pak Trisno. Terima kasih kiriman artkelnya. Artikel Bapak sudah saya upload di http://subekti.com/2012/11/16/jasa-guru-tidak-bisa-dinilai/ Silakan dicek. Ditunggu kiriman artikel berikutnya Pak.

    Selamat mengajar!
    Nanang B Subekti

  4. Sesungguhnya kematian Adalah N asihat…..Jika Qita sadar dari mana kita berawal….

  5. aslm, saya tertarik dengan artikel bapak tetang Pepino, gimana pak cara budidayanya ? apa bisa bibit anakannya dikirim ke kami.

    • Waalaikum salam Pak! Gih salam kenal balik. Namun, maaf saya tidak banyak tahu ttg budidayanya. Saya hanya berkunjung di tempat jualan dan budidaya pepino di Malang sebatas turis lokal.Sementara saya tinggal di Bali, Pak! Ngapunten.

Tinggalkan Komentar Ya!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: