Mitos Yang Terjawab

Perkataan ilmuwan NASA menarik dicerna. Ia mengatakan di salah satu stasiun TV swasta bahwa gerhana matahari yang akan terjadi 9 Maret 2016 ini, misalnya, tidak akan mengagetkan manusia. Manusia kini telah memiliki pengetahuan yang luas tentang kejadian langka itu. Namun berbeda dengan dunia hewan. Para binatang akan reaktif sebab menganggap malam telah tiba. Insting mereka mensiyalkan jika malam maka burung terbang pulang ke sarang. Hewan nokturnal, semacam burung hantu keluar dari peraduan untuk mencari mangsa.  Reaksi hewan itu bersifat naluri belaka tanpa wawasan rasional.

Demikian halnya yang terjadi kepada manusia bila tidak ada panduan pengetahuan ilmiah. Kejadian gerhana matahari ataupun gerhana bulan akan menimbulkan tanggapan beragam sehingga memunculkan mitos-mitos. Kalangan masyarakat Jawa menyatakan bahwa matahari saat itu ditelan Buto(raksasa) yang mendendam kepada Dewa Suryo yang telah memanahnya sehingga leher dan badan buto jatuh ke bumi menjadi lesung dan kepalanya gentayangan di angkasa mengincar matahari untuk ditelannya. Alasan itulah maka  lesung dipukul-pukul agar sang buto memuntahkan matahari. Sementara anak-anak disuruh bersembunyi dan ibu hamil mengusap-usap perutnya sambil berlindung di bawah kolong tempat tidur.

Sangat naif memang bila dipandang dari sudut kekinian, yang pengetahuan  sudah berkembang pesat. Namun, itulah yang saya alami pada saat gerhana matahari total pada tahun 1983. Bahkan propaganda pemerintah saat itu bahwa kejadian langka itu seolah hal yang menakutkan dan harus dihindari. Berbanding terbalik dengan euforia orang barat yang justru berduyun-duyun keluar rumah ingin tahu lebih.

Kejahiliahan (kebodohan)  semacam itu juga terjadi di lingkungan masyarakat Arab mana kala terjadi gerhana matahari saat Ibrahim, putra nabi Muhammad SAW meninggal dunia. Kejadian itu dihubung-hubungkan dengan kematian. Namun, Nabi Muhammad menanggapi dengan ilmiah. Ini terekam dalam hadist berikut. Al-Mughirah bin Syubah berkata, “Terjadi gerhana matahari pada masa Rasulullah pada hari meninggalnya Ibrahim. Orang mengatakan, ‘Matahari gerhana karena meninggalnya Ibrahim.’ Lalu Rasulullah bersabda, ‘Sesungguhnya matahari dan bulan (adalah dua dari tanda tanda kebesaran Allah). Keduanya tidak gerhana karena meninggal atau hidupnya seseorang. Apabila kamu melihatnya, maka shalatlah (gerhana) dan berdoalah kepada Allah sehingga ia menjadi cerah kembali.”

Tanda-tanda kebesaran Allah itu lebih jauh dinyatakan bahwa  Dialah yang telah menciptakan malam dan siang, matahari dan bulan. Masing-masing dari keduanya itu beredar di dalam orbitnya.” (Surah Al-Anbiyaa: 33). Sedangkan bunyi Surah Yasin, ayat 38 yakni, Dan matahari berjalan di tempat peredarannya. Demikianlah ketetapan Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui.”

Luar Biasa! Sesungguhnya kedua ayat itu menyiratkan makna rotasi dan revolusi pada istilah astronomi. Dengan tegas Nabi Muhammad menolak mengaitkan astronomi dengan mitologi. Astronomi didasari landasan ilmiah, sedangkan mitologi dasarnya adalah bentuk susastra konsep dongeng dan cerita suci kehidupan para dewa dan makluk halus ( KBBI). (Maka untuk memahami mitos, pakailah pendekatan kebudayaan).

Berbeda dengan perkembangan keilmuwan Yunani kuno, yang memadukan konsep astronomi dengan mitologi. Misalnya, pada sistem kalender masehi, nama bulan kesatu Maret diambil dari Mars, dewa perang, Aprilius, dewa cinta sampai bulan kesepuluh yakni December. Jadi ada sepuluh bulan. Sedangkan kalender Islam berpijak pada pergerakan bulan. Yang bulan pertama adalah 1 Muharram dan dalam setahun ada dua belas bulan. Ini bersandar dari pengetahuan Nabi Muhammad atas wahyu dari Allah. Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah ialah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu, dan perangilah kaum musyrikin itu semuanya sebagaimana mereka pun memerangi kamu semuanya; dan ketahuilah bahwasanya Allah beserta orang-orang yang bertakwa.( At Taubah:36). Konon, untuk menyamakan jumlah bulan dalam setahun agar sama dengan kelender Islam, pihak gereja menambahi kalendernya dengan bulan Januari dan Februari.

Pernyataan-pernyataan Nabi Muhammad yang visioner dan terbukti ilmiah membuat kagum para ilmuwan akhir-akhir ini. Misal,

Prof. Gerald C. Goeringer ( Profesor Embriologi Medis,  Univeritas Georgetown)

Sebagian ayat Al-Qur’an memberikan deskripsi yang komprehensif tentang perkembangan manusia;dari campuran sel sampai penciptaan organ tubuh. Tidak ada catatan yang sedemikian setara tentang tahap ini, terminologinya dan penjelasan tentang perkembangan manusia yang pernah ada sebelumnya. Walaupun tidak semua, sebagian besar deskripsi dalam sastra ilmiah tradisional tentang perkembangan embrio manusia sudah diinformasikan oleh Al-Qur’an berabad-abad yang lalu.( Silakan klik ini).

Kita tahu dalam Q.S  Al-Mu’minuun, ayat 12-14, . “Kemudian Kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim).  Kemudian air mani itu Kami jadikan “alaqah.” Lalu “alaqah” itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kemudian Kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain.”

Profesor Inggris Mountaghmiri Watts berkata, 

“Apa yang dipaparkan Al Qur’an tentang realitas dan fenomena alam yang sempurna menurut saya adalah di antara kelebihan dan keistimewaan Kitab ini. Yang jelas semua temuan dan ilmu pengatahuan yang didokumentasikan dewasa ini, tidak mampu menandingi Al Qur’an.” (lihat ini)

Tags: , ,

Tinggalkan Komentar Ya!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: