Warna-warni Taman Kota Singaraja

Minggu pagi, 17 Januari 2016 di taman kota Singaraja penuh dengan aktivitas pagi. Kegiatan yang diistilahkan Car Free Day itu ternyata mengundang kerumunan massa untuk datang. Ada yang sekadar iseng jalan-jalan pagi sampai kegiatan spiritual pagi. Lho, Kok?

IMG20160117074248Saat itu saya tapakkan kaki dengan jalan kaki masuk lewat Jalan Ngurah Rai Utara yang ditutup untuk kendaraan bermotor. Di Pintu ini, Polisi dengan setia menunggui papan pengarah sambil sesekali mengarahkan penumpang sepeda motor yang ingin menerobos sambil mengatakan ” Olah Raga, Pak!”. Polisi tak peduli. Suasana sepanjang jalan Ngurah Rai lumayan sepi padahal biasanya padat lancar sebab di jalan itu ada  Hardi’s Mall,  BNI Singaraja, Asrama Tentara, bahkan Rumah Sakit Umum Daerah Singaraja.

Sambil melenggang kangkung sampai juga di pusat lapangan. Masuk dari sisi parkir utara …Eittt! Ternyata di sana telah berbaris massa  bertelanjang dada serempak mengikuti intruksi pelatih. Kurang lebih ratusan orang. Kebanyakan para dewasa, tua dan para renta. Penasaran senam apa mereka itu, saya tunggui saja sambil menyeruput kopi Banyuatis di warung. Warung atau kedai di Taman Kota ini berderet rapi membentuk huruf L dari sebelah utara pintu masuk ke Barat lalu ke selatan. Di sisi barat inilah saya duduk lesehan menikmati pemandangan pagi sambil sesekali memandangi muda-mudi yang lalu lalang mengitari lapangan. Di langit timur  biasan mentari indah putih berkilau, sedangkan di lintasan kilauan pesona bagai batang padi padat berisi saling berlari. Wouw, pesona mata lelaki memang susah terkendali. He..he…

IMG20160117073651.jpgSenam selesai, kopi hitam pun kubayar. Ah, ternyata itu senam ORHIBA. Olah Raga Hidup Baru. Ingin tahu lebih jauh tentang senam ini silakan buka websitenya, http://www.orhiba.net/, kalau ingin lihat videonya silakan klik www.youtube.com/watch?v=0f-H2Qz5tOY. Selepas ngobrol tentang orhiba dengan Kedar Manik yang kebetulan teman sekuliahan, saya lanjut ke sisi selatan lapangan. Mecoba mengitari Taman sambil cari tahu aktivitas apa saja yang ada.

Di sisi Selatan Taman Kota Singaraja ini terdapat komunitas Pelatihan  Anjing.Saya lihat banyak anjing kecil lucu-lucu sampai anjing kutub sedang antri untuk dilatih IMG20160117073726.jpgketangkasan. Dasar anjing, sesekali yang satu tertarik dengan lawan jenisnya. Sambil berlagak mau kencing mesum di kerumunan. 

IMG20160117073843Tak jauh dari pelatihan anjing tepatnya di sudut Tenggara Taman di bawah pohon beringin, saya lihat perkumpulan orang yang sedang menyanyikan pujian berirama India. Dengan sound system mobile,  lagu pujian Hare Krisna menggema diiringii alunan Harmonium, gendang India – Mridangga, serta Kartal India atau ceng ceng (bhs. Bali). Saya tidak tahu pasti apa nama perkumpulan ini, namun didengar dari lagu pujiannya mungkin ini adalah Perkumpulan Hare Krisna Singaraja. Kalau benar klik info lengkapnya di sini. Yang menarik perkumpulan ini girang membagikan bubur hangat kacang hijau kepada para pengunjung Taman Kota. Barangkali cukup menyenangkan bagi sebagian orang sebab fisik menjadi sehat, bubur dapat menahan lapar sementara spiritual tetap terjaga. Uniknya pelakunya adalah sekumpulan anak-anak muda. Inspiratif!

Yang terselib dari pandangan saya adalah ketika melihat ke pojok sudut belakang IMG20160117073910perkumpulan ini terdapat orang yang bermeditasi. Ada hubungan atau tidaknya orang ini dengan perkumpulan tersebut di atas, saya kurang paham. Tetapi dilihat dari posisi yang tidak menyatu saya meyakini bukanlah satu komunitas. Maksud apakah ia bermeditasi di pojok lapangan saya tidak paham. Cukup saya lihat sebagai warna-warni kehidupan.

Puas menikmati sudut ini, saya lanjutkan ke pintu masuk Taman Kota. Tepat di tengah pintu masuk terdapat Lanscap Kolam Air Mancur yang di hiasi  dengan Gentong-gentong batu sebagai mata air mancur. IMG20160117074334Di pelataran ini saya temukan komunitas anak muda skateboarding sedang beraksi. Dengan lincah khas skaters meliuk-liuk menjajal medan rata dan undagan. “Masa muda yang dinamis!”, gumamku sambil ngluyur meninggalkan Warna-warni Taman Kota Singaraja. Di Rumah sakit Tentara Singaraja, anak dan istriku sudah menunggu.

 

 

Tinggalkan Komentar Ya!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: