Archive for January, 2016

18 January 2016

Teroris Pipis di Pempers

Setiap orang atau komunitas yang menggunakan kekerasan untuk tujuan tertentu adalah teroris. Tidak memandang salah satu agama maka orang yang berkarakter demikian bisa tergolong teroris. Perbuatannya adalah terorisme. Terorisme bukanlah stigma yang harus melekat kepada salah satu agama. Pelaku teror bisa saja dari berbagai lapisan agama.

Cukup menarik pernyataan bintang film¬†Aamir Khan (bahasa Hindi: ŗ§Üŗ§ģŗ§Ņŗ§į ŗ§Ėŗ§ľŗ§ĺŗ§®, ¬†umur 50 tahun) adalah aktor, sutradara, dan produser¬† film Bollywood¬†berikut.¬†AamirKhanTIFFSept10

Well, buatku semua hal yang berhubungan dengan teror tidak berhubungan dengan agama apapun. Jadi, kalau pelaku merasa dia adalah Muslim, tapi melakukan teror, kurasa dia tidak mengikuti ajaran Islam dengan benar. Sama halnya dengan jika pelaku itu beragama Hindu, maka pelaku teror itu bukanlah penganut Hindu,” ujar Aamir¬†seperti dilansir dari India Forums, Rabu (25/11).

Sedangkan pemerintahan Myanmar ¬†pernah melarang beredarnya majalah Time. Menurut sumber http://news.fimadani.com¬†, ”¬†Myanmar Larang Majalah Time Beredar Karena Cover Teroris Budha ”¬†

 

 

¬†Sampul majalah itu menampilkan foto seorang biksu fundamentalis yang dikenal dengan nama Wirathu, dengan judul ‚ÄúThe Face Of Buddhist Terror‚ÄĚ.¬†

Pada tahun 2003, ia ditahan karena khotbahnya yang berisi kebencian kepada umat islam. Sehingga ia dijebloskan kedalam penjara selama 25 tahun. Namun, tahun 2010 ia dibebaskan bersamaan dengan tahanan politik.

Bagaimana dengan teroris dari kalangan Kristen? Menurut informasi dari sumber https://id.answers.yahoo.com ada Army of God, Lambs of Christ , National Liberation Front of Tripura  (Mereka berusaha memisahkan diri dari india dan mendirikan negara kristen sejati di Tripura), Nagaland Rebels, Guardians of the Cedars, Lebanese Forces (Christian Phalangist Militia). Kelompok di Irlandia Utara Katolik :
‚ÄĘ Provisional Irish Republican Army,¬†Official IRA ,¬†Irish National Liberation Army ( Catholic Reaction Force),¬†Irish People’s Liberation Organisation,¬†Continuity IRA,¬†Real IRA . ¬†Protestan:
Motif mereka adalah kalau kepausan adalah antikristus dan menyimpangkan injil. Tersebutlah Kelompok Ulster Volunteer Force, Ulster Defence Association,  Loyalist Volunteer Force,  Red Hand Commandos, Ulster Resistance. 

Belum lagi yang terjadi akhir-akhir ini yakni penembakan brutal di Amerika Serikat oleh kalangan mereka sendiri. Liputan 6 menyatakan bahwa Kasus penembakan massal di AS tahun 2015 merupakan kasus dengan korban terbanyak dan intensitas yang nyaris tiap hari terjadi. Silakan klik di sini.

Media menyebutnya dengan istilah penembakan atau kriminalis atau istilah amelioratif yang lain. Padahal hakikatnya ya terorisme yakni praktik tindakan teror. Mestinya tidak perlu sekolah tinggi untuk memaknai ini, namun kembalilah kepada nurani. Mengapa hanya agama Islam yang distigmakan teroris, pelaku teror? Sementara faktanya  pelaku teror itu dari kalangan agama apapun baik Hindu, Budha, Kristen dan Islam.

Saya (mudah-mudahan) tidak subjektif sehingga tulisan ini seolah-olah membela teroris muslim. Namun sebagai orang yang berpendidikan harusnya objektif dan terbuka pikirannya yang didasari kejernihan data nurani. Apapun bentuk teror itu, siapa pun pelaku teror itu ,dari kalangan agama apapun peneror itu, akibatnya  akan terpulang kepada dirinya, bapak ibunya, keluarganya, bangsa dan negaranya, bahkan agamanya.

Ibaratnya TERORIS ITU PIPIS PAKAI PEMPERS. Maksud hati kencing tersembunyi namun apa daya basah di selangkangan sendiri. Sedangkan selangkangan inilah muasal kita. 

Katakanlah: “Hai hamba-hamba-Ku yang beriman. Bertakwalah kepada Tuhanmu”. Orang-orang yang berbuat baik di dunia ini memperoleh kebaikan. Dan bumi Allah itu adalah luas. Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas.” (Qur’an Surat Az-Zumar; 10)

 

17 January 2016

Warna-warni Taman Kota Singaraja

Minggu pagi, 17 Januari 2016 di taman kota Singaraja penuh dengan aktivitas pagi. Kegiatan yang diistilahkan Car Free Day itu ternyata mengundang kerumunan massa untuk datang. Ada yang sekadar iseng jalan-jalan pagi sampai kegiatan spiritual pagi. Lho, Kok?

IMG20160117074248Saat itu saya tapakkan kaki dengan jalan kaki masuk lewat Jalan Ngurah Rai Utara yang ditutup untuk kendaraan bermotor. Di Pintu ini, Polisi dengan setia menunggui papan pengarah sambil sesekali mengarahkan penumpang sepeda motor yang ingin menerobos sambil mengatakan ” Olah Raga, Pak!”. Polisi tak peduli.¬†Suasana sepanjang jalan Ngurah Rai lumayan sepi padahal biasanya padat lancar sebab di jalan itu ada ¬†Hardi’s Mall, ¬†BNI Singaraja, Asrama Tentara, bahkan Rumah Sakit Umum Daerah Singaraja.

Sambil melenggang kangkung sampai juga di pusat lapangan. Masuk dari sisi parkir utara …Eittt! Ternyata di sana telah berbaris massa ¬†bertelanjang dada serempak mengikuti intruksi pelatih. Kurang lebih ratusan orang. Kebanyakan para dewasa, tua dan para renta. Penasaran senam apa mereka itu, saya tunggui saja sambil menyeruput kopi Banyuatis di warung. Warung atau kedai di Taman Kota ini berderet rapi membentuk huruf L dari sebelah utara pintu masuk ke Barat lalu ke selatan. Di sisi barat inilah saya duduk lesehan menikmati pemandangan pagi sambil sesekali memandangi muda-mudi yang lalu lalang mengitari lapangan. Di langit timur ¬†biasan mentari indah putih berkilau, sedangkan di lintasan kilauan pesona bagai batang padi padat berisi saling berlari. Wouw, pesona mata lelaki memang susah terkendali. He..he…

IMG20160117073651.jpgSenam selesai, kopi hitam pun kubayar. Ah, ternyata itu senam ORHIBA. Olah Raga Hidup Baru. Ingin tahu lebih jauh tentang senam ini silakan buka websitenya, http://www.orhiba.net/, kalau ingin lihat videonya silakan klik www.youtube.com/watch?v=0f-H2Qz5tOY. Selepas ngobrol tentang orhiba dengan Kedar Manik yang kebetulan teman sekuliahan, saya lanjut ke sisi selatan lapangan. Mecoba mengitari Taman sambil cari tahu aktivitas apa saja yang ada.

Di sisi Selatan Taman Kota Singaraja ini terdapat komunitas Pelatihan  Anjing.Saya lihat banyak anjing kecil lucu-lucu sampai anjing kutub sedang antri untuk dilatih IMG20160117073726.jpgketangkasan. Dasar anjing, sesekali yang satu tertarik dengan lawan jenisnya. Sambil berlagak mau kencing mesum di kerumunan. 

IMG20160117073843Tak jauh dari pelatihan anjing tepatnya di sudut Tenggara Taman di bawah pohon beringin, saya lihat perkumpulan orang yang sedang menyanyikan pujian berirama India. Dengan sound system mobile,  lagu pujian Hare Krisna menggema diiringii alunan Harmonium, gendang India РMridangga, serta Kartal India atau ceng ceng (bhs. Bali). Saya tidak tahu pasti apa nama perkumpulan ini, namun didengar dari lagu pujiannya mungkin ini adalah Perkumpulan Hare Krisna Singaraja. Kalau benar klik info lengkapnya di sini. Yang menarik perkumpulan ini girang membagikan bubur hangat kacang hijau kepada para pengunjung Taman Kota. Barangkali cukup menyenangkan bagi sebagian orang sebab fisik menjadi sehat, bubur dapat menahan lapar sementara spiritual tetap terjaga. Uniknya pelakunya adalah sekumpulan anak-anak muda. Inspiratif!

Yang terselib dari pandangan saya adalah ketika melihat ke pojok sudut belakang IMG20160117073910perkumpulan ini terdapat orang yang bermeditasi. Ada hubungan atau tidaknya orang ini dengan perkumpulan tersebut di atas, saya kurang paham. Tetapi dilihat dari posisi yang tidak menyatu saya meyakini bukanlah satu komunitas. Maksud apakah ia bermeditasi di pojok lapangan saya tidak paham. Cukup saya lihat sebagai warna-warni kehidupan.

Puas menikmati sudut ini, saya lanjutkan ke pintu masuk Taman Kota. Tepat di tengah pintu masuk terdapat Lanscap Kolam Air Mancur yang di hiasi ¬†dengan Gentong-gentong batu sebagai mata air mancur. IMG20160117074334Di pelataran ini saya temukan komunitas anak muda skateboarding sedang beraksi. Dengan lincah khas skaters meliuk-liuk menjajal medan rata dan undagan. “Masa muda yang dinamis!”, gumamku sambil ngluyur meninggalkan Warna-warni Taman Kota Singaraja. Di Rumah sakit Tentara Singaraja, anak dan istriku sudah menunggu.