Archive for June, 2013

2 June 2013

BIARKANLAH, GURU MENGAJAR DAN MENDIDIK !

Oleh : Muh. Sutrisno

Instansi : SMP Negeri 2 Gerokgak

            Ungkapan  “guru kencing berdiri, murid kencing berlari“  dapat dipertegas dengan keterangan berikut. Guru adalah panduan bagaimana murid bersikap. Kelakuan  murid selalu mencontoh guru. Bahwa apapun yang dilakukan oleh guru akan menjadi tauladan murid. Guru adalah sosok yang disentralkan. Ketika mengerjakan PR , murid lebih meyakini perkataan guru daripada orang tua.” Katanya guru tidak begitu ,Bu! Ibunya sendiri diprotesnya.  Hal ini bisa dimaklumi sebab kata guru, dengan akronim digugu dan ditiru  (yang sudah lazim kita dengarkan ) terurai dari kata gugu,menggugu (Jw) yang artinya mempercayai, menuruti ; mengindahkan. Sedangkan tiru  bermakna mencontoh atau meneladani.

Keadaan itu seolah menyatakan bahwa  guru dan maknanya yang demikian itu telah kuat mengakar, memasyarakat. Suatu ekpresi-kehidupan masyarakat tinggalan feodal, kolonial bahkan masih eksis sampai era global sekarang ini. Seakan-akan tak lekang oleh panas, tak lapuk oleh hujan.

Seperti kata Pauleo Freire dalam Nasution , ” Banking  Concept, cara guru yang memandang bahwa mengajar itu seperti orang yang memasukkan uang ke bank. Uang dimasukkan ke bank dan akan mendapat bunga. Guru mengajar dan murid belajar, guru menerangkan dan murid mendengarkan, guru bertanya dan murid menjawab.” Semakin jelas bahwa guru menjadi mesin  ATM ( Anjungan Tunai mandiri ) dalam kelas.

Ini adalah konsep yang salah.

read more »

Tags: