Database (Al-Qur’an ) Yang Dilalaikan

Dalam postingan terdahulu diuraikan  bahwa   Surat 26, Asy Syu’araa’ ayat 192 – 195 menyatakan   : “ Dan sesungguhnya Al Qur’an ini benar-benar diturunkan oleh Tuhan semesta alam, dia dibawa turun oleh Ar-Ruh Al Amin (Jibril), ke dalam hatimu (Muhammad) agar kamu menjadi salah seorang di antara orang-orang yang memberi peringatan, dengan bahasa Arab yang jelas”. (https://paktris.wordpress.com/2013/04/30/paradigma-aneh-orang-islam-awam/)

Lalu dalam sejarah Islam dimengerti bahwa dari wahyu yang turun ke hati Muhammad itu (dalam dada)  lalu diwujudkan ke luar dada dalam bentuk PRINT OUT  ( maaf mengadopsi istilah komputer) yang berupa batu, kayu-kayuan, tulang belulang Onta, dan pelepah kurma yang ditulis oleh para sahabatnya.Perkembangan selanjutnya Print Out ini ada dalam bentuk Lembaran(Mushaf). Bentuk populer dikemudian hari bahkan sampai sekarang Print Out Al-Quran ini berupa lembaran kertas yang dijilid yang disebut Kitab (buku ) Al-Quran.

Dengan demikian dapat saya ibaratkan bahwa :

1. Yang ada dalam dada Muhammad ( yang dibawa dan dimasukkan oleh Jibril A. S  itu)  bisa disebut database (Al-Quran ) . Bentuk dan wujudnya Wallo hu a’lam, yang jelas bahwa informasinya dibawa oleh Ar-Ruh Al Amin (Jibril). Tentu ruh tidak akan membawa benda berupa batu, kayu, tulang dan pelepah kurma. Ruh itu , yang sangat halus dimensinya tentu akan membawa benda yang juga halus dimensinya. Artinya, database Al-Qur’an yang dimasukkan ke dalam dada Muhammad itu berbentuk halus, tidak fisik namun berada dalam dimensi metafisik.

Database dalam bentuk inilah (Al-Qur’an Metafisik) yang disebut oleh H. R Abu Syuraih Al Khuja’i : ” Bahwasanya Al Qur’an satu ujungnya di tangan Allah dan satu lagi di tangan kamu (Muhammad) maka peganglah kuat-kuat akan dia “. Sehingga tidak bisa orang sembarangan yang bisa mengaksesnya. Mereka harus disucikan sebelum mengaksesnya. Bunyi Surat Al Waqi’ah , ayat 77 – 79 : ” Sesungguhnya Al Qur’an ini adalah bacaan yang sangat mulia, pada kitab yang terpelihara (Lohmahfuz), tidak menyentuhnya kecuali hamba-hamba yang disucikan “. 

Al Qur’an yang beginilah yang dikatakan dalam Surat Arr Ra’ad, ayat 31 : ” Dan sekiranya ada suatu bacaan (kitab suci) yang dengan bacaan itu gunung-gunung dapat digoncangkan atau bumi jadi terbelah atau oleh karenanya orang-orang yang sudah mati dapat berbicara, (tentu Al Qur’an itulah dia). Sebenarnya segala itu adalah kepunyaan Allah. Maka tidakkah orang-orang yang beriman itu mengetahui bahwa seandainya Allah menghendaki (semua manusia beriman), tentu Allah memberi petunjuk kepada manusia semuanya. Dan orang-orang yang kafir senantiasa ditimpa bencana disebabkan perbuatan mereka sendiri atau bencana itu terjadi dekat tempat kediaman mereka, sehingga datanglah janji Allah. Sesungguhnya Allah tidak menyalahi janji “.

Al Qur’an yang metafisik inilah yang sesuai dengan Surat Al Hasyir, ayat 21 : ”  Kalau sekiranya Kami menurunkan Al Qur’an ini kepada sebuah gunung, pasti kamu akan melihatnya tunduk terpecah belah disebabkan takut kepada Allah. Dan perumpamaan-perumpamaan itu Kami buat untuk manusia supaya mereka berpikir “. 

2. Yang  ada di luar dada (hati ) Muhammad adalah PRINT OUT (cetakan luar) baik yang di batu, kayu-kayuan, Mushaf, Jilid Kertas (Buku) , dsb. Yang begini rupanya ini , mustahil ( tidak masuk akal ) kalau satu ujungnya di tangan Allah, satu di tangan Muhammad. Bertentangan juga dengan isi Al Waqi’ah , yakni tidak bisa disentuh kecuali bagi orang yang disucikan. Akal sehat kita menyatakan PRINT OUT ( baca : kitab / buku Al -Qur’an ) bisa saja dipegang oleh siapapun termasuk orang kafir. (Ingat kasus Terry Jones dan Bob Old , yang  membakar Kitab Al-Qur’an di Amerika). Apalagi kalau print out itu diletakkan di atas gunung, maka bukan gunungnya yang pecah, namun cetakan luar  Qur’an itu yang hancur dimakan rayap! Bagaimana ini?

Saya tidak menomorduakan  Al Qur’an ( berbentuk PRINT OUT itu)  , namun jangan dilalaikan ( harus dan harus dicari ) yang berbentuk database itu. Ibaratnya dalam perburuan  harta karun , penting ada PRINT OUT ( lembaran peta) , namun tujuan akhirnya memperoleh hartanya ,khan? Bagaimana kita bisa menuju ke tempat rahasia harta karun kalau tidak membawa dan membaca petanya. Sebaliknya, apa gunanya peta kalau tidak ketemu hartanya? Ketemukan DATABASE AL QUR’AN DENGAN MEMBACA PETUNJUK DALAM PRINT OUT AL QUR’AN!

Konklusi:

Sepeninggal Nabi Muhammad:

Siapa saja yang mencari teladan, teladanilah para sahabat Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam. Karena merekalah orang yang paling baik hatinya diantara umat ini, paling mendalam ilmu agamanya, umat yang paling sedikit dalam berlebihan-lebihan, paling lurus bimbingannya, paling baik keadaannya. Allah telah memilih mereka untuk mendampingi NabiShallallahu’alaihi Wasallam dan menegakkan agama-Nya. Kenalilah keutamaan mereka, dan ikutilah jalan mereka. Karena mereka semua berada pada shiratal mustaqim (jalan yang lurus)”Tafsir Al Qurthubi (1/60)

” Rasulullah bersabda pula :‘Tidak ada sesuatupun yang dicurahkan Allah ke dadaku, melainkan seluruhnya kutumpahkan pula ke dada Abu Bakar Siddiq. ...”(teosofi.wordpress.com).

Ayo berburu database (Al Qur’an) kalau sudah ketemu copy paste ke dalam hati (dada) kita! Semoga bisa dicerna!Amin!

Allohu bissawab!

Tinggalkan Komentar Ya!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: