Archive for May, 2013

25 May 2013

Reunion utowo Reuni ( Buat Alumni SMPN 1 Banyuwangi ’83)

Kata Reuni hang diadopsi soko negorone Pangeran Hilarry iku maknane pertemuan kembali  ( bekas teman sekolah, kawan  seperjuangan , dsb ) setelah berpisah cukup lama. Iki menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia. Kadung mbah Google klawan Mbok Wikipedia hang sempat mampir nang  Ngayugjokarto nyatakaken kedegi  , “Kelas Reuni punika satunggiling patemon mantan konco sakelas, biasane ngatur ing cedhak utawa sing lawas sekolah dening anggota saka kelas saiki utawa nyedhak sing ulang taun sing lulusan. Mantan guru uga diundang. Umumé, peserta reuni utawa ngelingi  reminisce babagan sing dina sekolah digunakake dadi, kanthi rinci ngelengke kanca sing kaya nosy, lan dhateng ing crita apa kedaden kanggo saben wong wiwit pamisah munggah lan kasebar. Lulusan biasané banget ngangap karo cara sing urip diowahi yen dibandhingake manggon sing mantan konco sakelas, lan kadhangkala aran pressured diajak akeh bab sing sukses Careers, pribadi prestasi, lan sesambetan kaliyan liyane  nomer uga melu kelas Reuni Reuni hadiah kanggo ing institusi pendidikan ngangap “.

Nah, tambah bengung kan riko? Maklum Mbah Google iki mageh keslea-sleo ilate, mosok diwolak-walek susunane yah! Kapan kedegu – hang bener – takokno  Pak Mansur byaen weh! ( Guru Bahasa Daerah – bengen sindirane Pak Mansur iku : Masak kamu (yang Jawa) kalah dengan Yosaphat Bagus Purnama yang pinter nulis ho-no-co-rok , padahal dia( maaf) Suku Cina! Sak kelas 3A bengen cuman cengengesan  sambil mikir bener pisan opo jare Pak Mansur ….he…he…( Mulo Yosapahat iku pancen pinter ngukir tulis Jowo dibandingaken isun wk..wkw..wkk)

Dadi singkate Reuni iku maknane kangen-kangenan lah balek nostalgia ambi konco-konco lawas, iso sak kelas bahkan sak sekolahan. Mergo iki heng tau kecaruk saklawase 27 tahun , mesti yo pangling kabeh. Bengen mageh imut –imut saiki amit-amit. Bengen rambute ireng saiki ngembang jambu klampok. Ojo lali , poro guru ugo diundang. Nah, tentang nostalgik ambi guru iki isun duwe cerito dulur!

Sssstttt! Isun tau dikampleng Bu Sujiarto yah lek. Gara-garane si Bintang Komar (ponakane Pak Mudafir iku) guyon ambi sopo yoh (isun lali) waktu dimulang Bahasa Indonesia kelas loro  . Prasan isun  hing milu guyon –cuman karena saya berada di dekat (kanan ) Komar sebab mau pinjam apa gitu – ih malah saya dipanggil . Isun sing segera merespon sebab pandangan beliau ( Maaf, ya Bu) kan tidak lurus kepada yang dipanggil- kirain manggil Komar  (sesab pupil mata beliau ke Komar). Saya jadi tenang-tenang saja – nyantai – nyantai byaen . He…he…hehhhh….malah marah beliau…lalu….mendekati kami ..tiba-tiba …..PLENKKKK!!!!(welek ditampar lek!), pipiku memerah….daku meneng baen wes meratapi nasib ( ambi byewek ato osing lali weh ).

Peristiwa iku membekas lek…Bahasa Indonesia dak saya sukai ! Ya, bukan sebab peritiwa itu seorang tapi ada sastranya itu lho yang bikin dak PEDE tampil. Ha..ha…malu berakting di depan umum ..coy! Jadi Pelajaran Bahasa Indonesia wes gak minat blasssss!

Dak terpikir apa dibalik makna peristiwa iku. Waktu demi waktu berlalu . Lulus SMP masuk SMPP. Tetap Bahasa Indonasoa ndak diminati dan digeluti. Biasa ae wes…justru Inggris ( ketate Bu Sumarni ngapalkan kosakata) , Matekmatek..an ( Nek Pak Afandi ngajari rodok gak ngerti aku ), Geofisika ( Sueneng n kagum ngajare Pak Sarmadi ), Fisika ( bengen tahu diajari Pak Imam ambi pak Sugianto rasane)  …wow…keren!!!!! Sedang Ekonomi ( Pak Soli yoh ) hing demen yah isun ambi pelajaran sejarah-sejarah ngapalaken lahire wong-wong yah!Mangkane isun ngamet jurusan IPA di SMPP. Maka luluslah ……ketrimo nyang FKIP UDAYANA waktu iku (1986) saiki UNDIKSHA SINGARAJA.

HEEHHHHHH! APA YANG TERJADI! Ternyata saya tidak diterima di jurusan Bahasa Inggris (diploma) tapi  diterima di Jurusan BAHASA INDONESIAAAAA! DIPLOMA II. ( Jujur yah…(waktu iku) kirain diploma iku hubungane ambi departemen luar negeri dudu guru). Jadi ya somust go on gitu lhoh…..

Apa mau dikata,  nasi sudah jadi bubur…mau dijemur dudu cengkaruk arane ko! Yo wis…sudah keceplung ( delep-depne sisan). Sejak itu mulai mencintai bahasa Indonesia. Mulai oret-oret bikin puisi ( Yang minat baca klik Page https://paktris.wordpress.com/) dst…

Akhirnya tahun 1988 lulus lalu 1989 datang SK Pengangkatan jadi Guru Di SMPN 3 Kintamani, pangkat II/b dengan gaji Rp 43.000- an. Yakni guru BAHASA INDONESIA.

Oh ala Gusti Allah! Inilah kiranya arti “ TAPAK LIMA JARI “ Ibu Sujiarto yang hinggap di pipi mungilqu saat itu. Beliau weruh sak gurunge winarah (ha..ha..ha…asal nyrocos ki), saya diplot untuk menerima warisan ilmu leluhur lewat aji “ TAPAK LIMA JARI “.

Matur Nuwun , Bu! Kulo crito niki mboten kok dendam, nanging cuman ngungkapaken rahasia dibalik peritiwa MALARI ( malapetaka lima jari) he..he…Niko, lho Bu…damel ngramekaken REUNIAN rencang-rencang! Matur nuwun sanget nggih bu/pak..tanpa panjenengen poro guru sedoyo …..kulo lan rencang-rencang niki nggih mboten wonten napa-napane! Sungkem kulo, Bu/Pak!

Tags:
5 May 2013

Database (Al-Qur’an ) Yang Dilalaikan

Dalam postingan terdahulu diuraikan  bahwa   Surat 26, Asy Syu’araa’ ayat 192 – 195 menyatakan   : “ Dan sesungguhnya Al Qur’an ini benar-benar diturunkan oleh Tuhan semesta alam, dia dibawa turun oleh Ar-Ruh Al Amin (Jibril), ke dalam hatimu (Muhammad) agar kamu menjadi salah seorang di antara orang-orang yang memberi peringatan, dengan bahasa Arab yang jelas”. (https://paktris.wordpress.com/2013/04/30/paradigma-aneh-orang-islam-awam/)

Lalu dalam sejarah Islam dimengerti bahwa dari wahyu yang turun ke hati Muhammad itu (dalam dada)  lalu diwujudkan ke luar dada dalam bentuk PRINT OUT  ( maaf mengadopsi istilah komputer) yang berupa batu, kayu-kayuan, tulang belulang Onta, dan pelepah kurma yang ditulis oleh para sahabatnya.Perkembangan selanjutnya Print Out ini ada dalam bentuk Lembaran(Mushaf). Bentuk populer dikemudian hari bahkan sampai sekarang Print Out Al-Quran ini berupa lembaran kertas yang dijilid yang disebut Kitab (buku ) Al-Quran.

Dengan demikian dapat saya ibaratkan bahwa :

1. Yang ada dalam dada Muhammad ( yang dibawa dan dimasukkan oleh Jibril A. S  itu)  bisa disebut database (Al-Quran ) . Bentuk dan wujudnya Wallo hu a’lam, yang jelas bahwa informasinya dibawa oleh Ar-Ruh Al Amin (Jibril). Tentu ruh tidak akan membawa benda berupa batu, kayu, tulang dan pelepah kurma. Ruh itu , yang sangat halus dimensinya tentu akan membawa benda yang juga halus dimensinya. Artinya, database Al-Qur’an yang dimasukkan ke dalam dada Muhammad itu berbentuk halus, tidak fisik namun berada dalam dimensi metafisik.

Database dalam bentuk inilah (Al-Qur’an Metafisik) yang disebut oleh H. R Abu Syuraih Al Khuja’i : ” Bahwasanya Al Qur’an satu ujungnya di tangan Allah dan satu lagi di tangan kamu (Muhammad) maka peganglah kuat-kuat akan dia “. Sehingga tidak bisa orang sembarangan yang bisa mengaksesnya. Mereka harus disucikan sebelum mengaksesnya. Bunyi Surat Al Waqi’ah , ayat 77 – 79 : ” Sesungguhnya Al Qur’an ini adalah bacaan yang sangat mulia, pada kitab yang terpelihara (Lohmahfuz), tidak menyentuhnya kecuali hamba-hamba yang disucikan “. 

Al Qur’an yang beginilah yang dikatakan dalam Surat Arr Ra’ad, ayat 31 : ” Dan sekiranya ada suatu bacaan (kitab suci) yang dengan bacaan itu gunung-gunung dapat digoncangkan atau bumi jadi terbelah atau oleh karenanya orang-orang yang sudah mati dapat berbicara, (tentu Al Qur’an itulah dia). Sebenarnya segala itu adalah kepunyaan Allah. Maka tidakkah orang-orang yang beriman itu mengetahui bahwa seandainya Allah menghendaki (semua manusia beriman), tentu Allah memberi petunjuk kepada manusia semuanya. Dan orang-orang yang kafir senantiasa ditimpa bencana disebabkan perbuatan mereka sendiri atau bencana itu terjadi dekat tempat kediaman mereka, sehingga datanglah janji Allah. Sesungguhnya Allah tidak menyalahi janji “.

Al Qur’an yang metafisik inilah yang sesuai dengan Surat Al Hasyir, ayat 21 : ”  Kalau sekiranya Kami menurunkan Al Qur’an ini kepada sebuah gunung, pasti kamu akan melihatnya tunduk terpecah belah disebabkan takut kepada Allah. Dan perumpamaan-perumpamaan itu Kami buat untuk manusia supaya mereka berpikir “. 

2. Yang  ada di luar dada (hati ) Muhammad adalah PRINT OUT (cetakan luar) baik yang di batu, kayu-kayuan, Mushaf, Jilid Kertas (Buku) , dsb. Yang begini rupanya ini , mustahil ( tidak masuk akal ) kalau satu ujungnya di tangan Allah, satu di tangan Muhammad. Bertentangan juga dengan isi Al Waqi’ah , yakni tidak bisa disentuh kecuali bagi orang yang disucikan. Akal sehat kita menyatakan PRINT OUT ( baca : kitab / buku Al -Qur’an ) bisa saja dipegang oleh siapapun termasuk orang kafir. (Ingat kasus Terry Jones dan Bob Old , yang  membakar Kitab Al-Qur’an di Amerika). Apalagi kalau print out itu diletakkan di atas gunung, maka bukan gunungnya yang pecah, namun cetakan luar  Qur’an itu yang hancur dimakan rayap! Bagaimana ini?

Saya tidak menomorduakan  Al Qur’an ( berbentuk PRINT OUT itu)  , namun jangan dilalaikan ( harus dan harus dicari ) yang berbentuk database itu. Ibaratnya dalam perburuan  harta karun , penting ada PRINT OUT ( lembaran peta) , namun tujuan akhirnya memperoleh hartanya ,khan? Bagaimana kita bisa menuju ke tempat rahasia harta karun kalau tidak membawa dan membaca petanya. Sebaliknya, apa gunanya peta kalau tidak ketemu hartanya? Ketemukan DATABASE AL QUR’AN DENGAN MEMBACA PETUNJUK DALAM PRINT OUT AL QUR’AN!

Konklusi:

Sepeninggal Nabi Muhammad:

“Siapa saja yang mencari teladan, teladanilah para sahabat Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam. Karena merekalah orang yang paling baik hatinya diantara umat ini, paling mendalam ilmu agamanya, umat yang paling sedikit dalam berlebihan-lebihan, paling lurus bimbingannya, paling baik keadaannya. Allah telah memilih mereka untuk mendampingi NabiShallallahu’alaihi Wasallam dan menegakkan agama-Nya. Kenalilah keutamaan mereka, dan ikutilah jalan mereka. Karena mereka semua berada pada shiratal mustaqim (jalan yang lurus)”Tafsir Al Qurthubi (1/60)

” Rasulullah bersabda pula :‘Tidak ada sesuatupun yang dicurahkan Allah ke dadaku, melainkan seluruhnya kutumpahkan pula ke dada Abu Bakar Siddiq. ...”(teosofi.wordpress.com).

Ayo berburu database (Al Qur’an) kalau sudah ketemu copy paste ke dalam hati (dada) kita! Semoga bisa dicerna!Amin!

Allohu bissawab!