Ariel Bebas, Siapa yang Nikmat?

Nazril Ilham, yang lebih dikenal Ariel ‘Peterpan’  bebas  dari penjara Kebon Waru ,Bandung pada hari Senin, 23 Juli 2012. Sebagaimana dimaklumi, dia menginap di hotel prodeo untuk 3,5 tahun sebab adegan pornonya dengan Luna Maya serta Cut Tari diunggah (diuploud)  ke ranah publik tahun 2010. Saat itu Indonesia bahkan dunia heboh. Sempat juga Pak Beye menanggapinya. Internet berbunga mesum. Mbah Google pun banjir pesanan dengan tag Video Ariel, Luna, dan Cut Tari.  Ujungnya , dia masuk jeruji. Sedang Luna dan Tari bebas merdeka.  Aha, Nikmat Membawa Sengsara!  Kebalikan Judul  Roman karya  Tulis Sutan Sati ‘ Sengsara Membawa Nikmat ‘ (1928). Jadilah Ariel seorang pesakitan. Sama atapnya dengan penghuni kriminal lain. Bromocorah! Bahasa Indonesia yang baku ‘ Bramacorah’. Istilah hukum untuk orang yang melakukan pengulangan tindak pidana ; residivis!

Mestinya begitu negatif image itu. Pesakitan, bromocorah, dan residivis adalah kata-kata yang membawa makna peyoratif. Bercitra buruk, rendah dan hina. Bukan justru amelioratif. Bercitra baik, tinggi dan terhormat. Namun apa daya? Kata-kata adalah unsur bahasa yang menyerahkan diri kepada konvensi. Tergantung pemakai bahasa itu untuk memaknai dan mencitrakan. Mau pesakitan jadi pahlawan atau pahlawan jadi pesakitan,  is’t ok! Monggo kerso. Bahasa gaulnya, so whot gitu lhoh!

Senyatanya inilah yang terjadi ketika Ariel bebas tadi pagi. Di luar pintu penjara begitu berjubel  fasnya. Sahabat Peterpan, mereka menyebut. Bak seorang  pahlawan, Ariel dielu-elukan penuh histeria. Sampai-sampai mobil yang membawanya merambat pelan  ala jalan ke puncak pada Sabtu sore. Polisi pun kewalahan mengamankan. KPAI menyorot juga bahwa penyambutan Ariel berlebihan. Dia bukan pahlawan! Fans berjubel begitu. Dari Tegal, Brebes, Jogja bahkan luar Jawa. Wow,  idola?

Yang  super heboh justru liputan berbagai media elektronik dan cetak.  Stasiun- stasiun  TV ternama meliputnya dengan penuh semangat. Insan Infotaiment gentayangan. Head Line News serta  putar rating tinggi. Ariel paham dengan trik jitu menarik minat yakni adakan  ‘ Konferensi Pers’. Bahkan tiket untuk itu Rp 60. 000,00 . Alamak……..!

Ariel bebas, siapa yang nikmat ya?

Tags:

2 Comments to “Ariel Bebas, Siapa yang Nikmat?”

Tinggalkan Komentar Ya!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: