Archive for January, 2012

22 January 2012

Andaikan Sholatmu Berbicara

1. Saya adalah hadiahmu yang akan kau kirim untuk Maha Raja, Tegakah engkau mengirim hadiah yang kosong tanpa makna? Apa engkau nyaman mengirimkan keranjang ksong pada yang maha Kaya? Hanya engkaulah yang memiliki kebebasan untuk menentukan hadiah semacam apa. Sedangkan Allah Maha Suci dan tidak akan menerima kecuali yang baik dan suci. Dan shalat tanpa kekhusyukkan bukanlah shalat yang baik dan suci, bagaimana mungkin shalat seperti itu akan diterima?
2. saya adl wasiat rasulullah untukmu yang terakhir beliau sampaikan ketika beliau mengalami detik2 kematian diatas kasurnya.
Dan saya adl perjanjianmu, apa engkau telah menunaikan wasiat Rasulullah? apa engkau telah menjaga betul wasiatnya? Apa telah engkau tempatkan saya pada prioritas amal dan kegiatan dalam hari-harimu?
3. saya adl alat penyambung yang menghubungkanmudengan Rabbmu. Meskipun demikian ternyata engkau tetap menyia-nyiakanku, merendahkanku. Bahkan engkau telah berbuat lebih dari it, engkau telah melupakanku dan meninggalkanku. Saya adalah tali penyambung dengan Rabbmu menuju surga. Meski demikian engkau tetap jauh dan bermain-main denganku.
4. saya adalah pertanyaan yg pertama kali diajukan dari sekian banyak yang akan diajukan oleh Allah SWT padamu di hari perhitungan nanti. Jika engkau tidak bias menjawab dengan baik, pasti akan celaka. Semuasisa amalmu tidak akan bermanfaat meskipun banyak seperti gunung.
5. saya yang akan menjadi temanmu di alam kubur nanti. Saya yang akan menjawab pertanyaan dan akanmenyelamatkanmu dari perhitungan yang buruk. Saya adalah sebaik-baik penjagamu, dan engkau punya kebebasan yang mutlak jika engkau mempunyai perhatian yang baik, maka semua kembali padamu dan jika engkau punya perhatian yang buruk maka semua juga akan kembali padamu.
6. saya ibarat hiasanmu yang terindah di hadapan Allah SWT. Jika para raja biasanya mempersiapkan untuk orang yang paling ia senangi dengan hadiah khusus dan istimewa, sebagaimana dikatakan Fir’aun pada tukang sihirnya,
Maka tatkala ahli-ahli sihir datang, merekapun bertanya kepada Firaun: “Apakah kami sungguh-sungguh mendapat upah yang besar jika kami adalah orang-orang yang menang?”
Firaun menjawab: “Ya, kalau demikian, sesungguhnya kamu sekalian benar-benar akan menjadi orang yang didekatkan (kepadaku)” . QS. asy-Syu’ara (26) : 41-42
Maka bagaimana dengan kemuliaan Allah SWT sebagaisang Khalik Yang Maha Agung dan Maha Tinggi.
7. Saya ibarat sungai yang engkau gunakan untuk membersihkan diri minimal lima kali sehari, agar jiwamu bersih dari dosa dan kesalahan. Jika dirimu kotor dengan dosa atau tercemari dgn kelalaian, maka percayalah kepadaku, bahwa disana tidak ada pilihan bagimu yang mampu membersihkan dan mensucikannya kecuali saya. Dan sayalah yang akan mengembalikan kesucian dan keputihan jiwamu.
8. saya adalah tiang agamamu. Tiang yang bisa membedakan antara ke-Islaman dan kekafiran. Allah telah memberikan keistimewaan tersendiri padaku dibandingkan dengan ibadah lain. Apa engkau masih tetap menganggapku hanya sebagai ritual yang sekedar menggerakkan lisan tanpa harus debarengi gerakan hati setelah kuterangkan keagunganku ini,? Atau engkau menganggap yg penting fisiknya terlihat baik, tidak perlu memperhatikan dalamnya? Apa engkau tetap menganggap shalatmu bermakna ketikaengkau hanya menggerakkan lisan dan hatimu tetap mati?
9. saya adalah nutrisi batinmu. Sebab, jika hatimu tidak terisi dengan Rabbani seperti dzikir kepada Allah SWT, mengenal Allah SWT dan mencintai-Nya, maka batinmu akan terlihat layu. Jika batinmu layu maka hawa nafsu dan panasnya syahwat yang akan menggodamu, sehingga hatimu keras dan kasar.
Allah telah menurunkan perkataan yang paling baik (yaitu) Al Qur’an yang serupa (mutu ayat-ayatnya) lagi berulang-ulang, gemetar karenanya kulit orang-orang yang takut kepada Tuhannya, kemudian menjadi tenang kulit dan hati mereka di waktu mengingat Allah. Itulah petunjuk Allah, dengan kitab itu Dia menunjuki siapa yang dikehendaki-Nya. Dan barangsiapa yang disesatkan Allah, niscaya tak ada baginya seorang pemimpinpun . QS. az-Zumar (39) : 22
10. saya adl satu diantara dua momen pertemuan terpenting antara engkau dan Rabbmu. Yang pertamasaat berdiri shalat dan yang kedua saat engkau berdiridi hadapan Allah SWT di hari kiamat. Jika engkau melakukan yang terbaik pada momen pertama, maka engkau akan merasa mudah ketika engkau melakukannya dim omen kedua, tetapi jika tidak, maka pertemuan itu akan menjadi peristiwa yang sangat menakutkan dan mengerikan, dan tidak bias diimajinasikan dengan akal manusia.
sumber :
“Meraih Puncak Kenikmatan Shalat”
terbitan Ziyad Books oleh Nicco

Tags:
13 January 2012

Masih adakah Agama Islam?

Indonesia sebagian besar penduduknya beragama Islam. Itu sudah dimengerti seluruh dunia. Arab Saudi  sebagai pusat lahirnya agama Islam. Itu juga dimagfumi oleh dunia. Justru dari dua negara ini pulalah, judul di atas  muncul. Ya, apakah agama Islam itu masih Eksis?

Cobalah bercermin dari hal berikut:

  • Berita hukum gantung ataupun pancung bagi Tenaga Kerja Wanita di Arab Saudi sering terdengar. Alasannya membunuh majikan. Sebab majikan mau memperkosanya. (berita TV)
  • 80 % Mahasiswa Arab Saudi yang bersekolah di Inggris mengkonsumsi minuman alkohol. ( berita yahoo.com)
  • Pemboman Bali I dan II serta Hotel JW Mariot di Indonesia dilakukan oleh orang yang mengaku menegakkan agama Islam.
  • Peristiwa pengeroyokan elemen masyarakat di Monas beberapa waktu yang lalu dilakukan oleh ormas yang mengaku berlabel Islam.
  • Anarkisme Kantor Dalam Negeri Indonesia pada hari Kamis, 12 Januari 2011 oleh ormas yang masih mengaku-ngaku Islam.
  • Sederetan lain tindakan brutal dan kriminal yang terus mengatasnamakan Islam bahkan berteriak-teriak Allahu Akbar!

Inikah wajah Islam itu?  Apakah Agama Islam ini seperti itu? Apakah Islam itu identik dengan Arab ?  Apakah Islam itu identik dengan  orang yang ber-SORBAN?  Apakah yang penampilan ke-ARAB ARAB-an itu = Islam?  Apakah Islam itu mengajarkan nge-BOM orang yang tak berdosa? Apakah Islam itu mengajarkan teriakan Allohu Akbar sambil memukuli orang lain yang tak berdaya ? Apakah  Islam mengajarkan anarkisme? Sehingga pemeluknya brutal dan mem-BABI BUTA? Apakah Islam yang diajarkan Muhammad SAW seperti ini?  Apakah Islam itu berakhlak buruk? Lalu dimanakah AKHLAK MULIA. Ahlaqul karimah?  Masih adakah pemeluk Islam yang ber-AKHLAK MULIA?

SAMPEAN MUSLIM ? Silakan jawab!

6 January 2012

Arti Sebuah Refresh bagi Sang Guru

Regangkan Kaki , Angkat Tangan, Tarik Nafas Dalam-dalam ....Fresh, Man!

Tanpa banyak tanya dan praduga, langsung dijawab OK, Bos! Ketika tawaran hajatan tahun baruan 2012 di kebun Raya Bedugul ditawarkan kepada kami. Pas mantap untuk sebuah refresh kolektif. Padahal baru saja libur natal dan tahun baru.  Oh, itu kan individual jalan-jalannya. Sekarang semuanya  dilakukan secara bersama-sama teman guru, pegawai lingkunan dinas se-Kabupaten Buleleng. Nah, apa untungnya?

  • Refresh adalah sebuah penyegaran.Apakah fisik maupun batin. Setelah lama berkutat dengan keseriusan maka sangat baik bila rehat sejenak agar bugar kembali setelahnya. Ibarat komputer habis dipaksa on terus maka klik refresh .
  • Media Silaturahmi. Sebuah ikatan kekeluargaan yang tidak perlu diajarkan secara teoritik namun terasa langsung sebab kita bisa kumpul bareng di tengah lapang kebun raya . Bisa menghibur bersama dengan panggung dadakan ataupun games bersama. Ringan namun menghibur.
  • Tenggang Rasa. Dalam sebuah perjalanan ada saja hal yang tak terduga, yang mungkin bisa menimpa . Maka bantuan teman akan meringankan persoalan sebab senasib sepenanggungan. Sama-sama jauh dari rumah. Berangkat bersama, pulang bersama. Rombongan mau berangkat kalau jumlah teman sudah genap.
  • Curhat. Curahan Hati yang menggondok terkadang lepas begitu ada teman saling berbagi dengar dalam suatu perjalanan.Alih-alih menunggu sampai di tempat tujuan.
  • Gembira dan tertawa. Meski sesaat dari berangkat sampai pulang kembali, banyolan di dalam bus pembawa rombongan menutupi sedih dan duka yang bergelayut. Suntuk perlahan tertutupi dengan STANDIN G UP COMEDI ala panggung BUS Ber-AC!
  • Segar dan Siap  Berdiri, begitu menghadapi para siswa-siswi di sekolah. SCHOOL I’AM COMING!