Manfaat Ziarah Kubur!

Terima Kasih,Mak! Semoga Mak tenang di sisi Allah SWT.Amin!

Ziarah ke kuburan orang tua atau kerabat pada awal memasuki puasa atau ramadhan bahkan menjelang lebaran adalah sebuah pemandangan yang biasa di kalangan umat muslim Indonesia. Ini adalah sebuah tradisi unik pada setiap tahunnya di setiap pelosok desa . Sebuah tradisi atau ritual warisan ini perlu di kaji ulang atau dilestarikan tentu jawabnya tergantung makna yang ada di balik aktivitas ini.

Ziarah Kubur bukan hal baru bagi pemeluk Islam. Saat kehidupan Nabi Agung, Muhammad SAW pernah menyinggung tentang tradisi ini. beliau menyiratkan makna bahwa ziarah dibolehkan sepanjang tidak bertujuan syirik atau menduakan Tuhan. Bahkan beliau menganjurkan untuk menyampaikan salam bagi ahli kubur saat memasuki area pemakaman.

Hal positif yang dapat dipetik dari tradisi ini :

1. Mengingatkan peziarah akan hal maut. Kematian yang selalu di depan mata yang bernyawa-termasuk manusia- akan tidak tampak bila keadaan tidak mendukung. Ini hal wajar manusiawi karena orang cenderung selalu bersenang-senang serta lupa sesaat .

Area Makam Barat Pemda Banyuwangi

Tetapi bila tampak di depan mata akan onggokan kuburan maka seketika lupa sesaat itu hilang berganti akan mati. Tentu hal ini bukan jaminan bagi setiap peziarah,sebab intensitas pikiran tentang maut tergantung nilai ruhuniyah seseorang.Tapi paling tidak bangun simetris kuburan itu akan sekelebat mengingatkan calon penghuninya nanti yakni dirinya.

2. Mendoakan almarhum sang ayah atau ibunya.Meski doakan beliau-beliau itu tidah mutlak di tanah pekuburannya, tapi dengan datang ke kuburan orang tua akan membuat setitik niat itu menjadi niat bulat besar -khusus bil khusus- datang bawa ember dan sapu serta sabit bahkan Surat Yasin cetakan saku setahun sekali.Daripada tidak pernah sama sekali sepanjang tahun.

Bersih Bagian Iman

3. Bakti si anak pada orang tua. Bentuk bakti ini berupa bentuk karakter yang akan diturunkan kepada anak-anak si peziarah-bila ikut menjiarahi kuburan nenek kakeknya. Sang ibu dan bapak begitu sayang pada nenek kakeknya bahkan di saat ada dalam kuburan dengan datang ziarah, apalagi saat hidupnya. Opini ini akan tertangkap oleh imagi si anak peziarah. Kelak perlakuan ini akan serupa yang akan dilakukan anak kepada dirinya.

4. Bersih bagian dari Iman. Dengan sengaja peziarah akan membersihkan kuburan dengan tulus ikhlas tanpa mengeluh bahkan siap bayar orang -tukang jasa- demi bersih kuburan orang yang dikasihinya setahun sekali. Daripada tidak? Maka kuburan tidak akan jadi hutan ilalang lebat , gelap dan jadi sarang ular.

5. Reuni kerabat sanak saudara. Adik kakak bahkan kerabat dekat yang setiap harinya hidup berjauhan karena kesibukan masing-masing akan bisa kumpul kembali di saat yang sama yakni ketika tujuan sama untuk menziarahi almarhum bapak ibunya di kuburan. Pertemuan ini sangat dipererat oleh tekad yang sama dan kuat yaitu ziarah.

Tags:

Tinggalkan Komentar Ya!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: